Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-06-2006
  • 470 Kali

TPK-BBM SUMENEP EVALUASI PENGURANGAN PENDISTRIBUSIAN

Sumenep-Kominfo News Room : Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa premium di Kabupaten Sumenep yang masih terjadi akhir-akhir ini, ternyata bukan kesalahan dari pengiriman Depo Camplong, melainkan karena adanya pengurangan pendistribusian dari pihak Depo Camplong. Demikian diungkapkan Ketua Tim Penanggulangan Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (TPK-BBM), Kompol Sudaryanto. Sudaryanto menuturkan, pengurangan pendistribusian BBM itu, berdasarkan keterangan yang diberikan Kepala Depo Camplong, Kuswanto, ketika TPK-BBM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Depo Camplong, Rabu kemarin (21/06). Sudaryanto, yang juga Wakapolres Sumenep ini menerangkan, sebetulnya pengiriman BBM itu tidak ada masalah, namun pengurangan pengiriman BBM itu dilakukan, terkait minimnya persediaan BBM di Depo Camplong sendiri. Karena itu, pihak Depo Camplong terpaksa mendistribusikan BBM ke SPBU-SPBU Sumenep sebanyak 16.000 liter setiap hari. Sudaryanto mengakui, bahwa dengan pengiriman sebanyak 16.000 liter BBM premium per-hari itu, tidak akan mampu mencukupi kebutuhan para konsumen, sehingga pihaknya masih akan melakukan evaluasi. Sudaryanto menandaskan, apabila pengiriman 16.000 liter BBM per-hari itu tetap tidak memenuhi kebutuhan konsumen di Sumenep, maka pihaknya akan berupaya mengadakan penambahan pendistribusian BBM premium ke Depo Camplong. Ia juga menjelaskan, setelah melakukan koordinasi dengan pihak Depo Camplong, TPK-BBM langsung menggelar sidak kemasing-masing SPBU yang ada di Sumenep. Selanjutnya Sudaryanto menyatakan, sidak tersebut akan terus dilakukan, untuk mengawasi penyaluran penggunaan BBM premium kepada para konsumen.( Nita, Esha )