Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-09-2012
  • 914 Kali

Tradisi Warga Pulau Giligenting Di Bulan Syawal

News Room, Jumat ( 07/09 ) Seperti biasanya, menjelang bulan Ramadhan, hingga bulan Syawal lalu, warga masyarakat di Kepulauan Giligenting banyak perantau, seperti yang di Jakarta, Kalimantan dan sebagainya yang pulang kampung dan berkumpul dengan sanak saudaranya. Seperti halnya yang terlihat di Desa Bringsang, bagian paling timur di Kecamatan dan kepulauan Giligenting ini, tampak lebih ramai dari bulan-bulan biasanya. Bahkan, momentum kepulangan para perantau itu banyak dimanfaatkan oleh warga setempat melaksanakan berbagai hajatan, seperti acara pernikahan, khitanan, selamatan dan sebagainya. Kepala Desa Bringsang, Sutlan, SE kepada News Room tadi siang mengungkapkan, pada bulan Syawal setiap tahun setelah suasana lebaran memang tidak sedikit yang melaksanakan berbagai hajatan. Sebab, itu merupakan moment penting, karena pada bulan-bulan yang lain, sebagian warga berada di perantauannya. “Bahkan, tidak jarang untuk acara resepsi pernikahan oleh masyarakat yang memiliki kemampuan misalnya, melaksanakan hajatannya selama 3 hari 3 malam dan seterusnya,”ujarnya. Sebab, mereka tidak ingin menyia-nyiakan momentum selama masa seluruh masyarakat berada di kampung halamannya, seperti halnya yang dilaksanakan salah seorang famili dekatnya, yang dilaksanakan selama tiga hari dengan mengundang berbagai bentuk hiburan, mulai orkes, sinden hingga ludruk. Menurut Kades yang juga pengusaha ini mengakui, tradisi meluapkan perayaan selamatan maupun pesta pernikahan di Desanya merupakan rutinitas masyarakat untuk meluapkan rasa suka cita dan ajang silaturrahmi. Jadi, meskipun menghabiskan dana yang tidak sedikit, namun itu merupakan kepuasan bathin tersendiri bagi masyarakat. Sutlan berharap keberhasilan masyarakat Desanya dalam segala hal, mulai perekonomian, sosial serta pembangunan infrastruktur dan sumber daya masyarakatnya merupakan harapan bersama. Dengan demikian, perlahan namun pasti tingkat kesejahteraan, kedamaian dan keamanan masyarakat semakin terjamin. “Kami juga berharap dimasa-masa yang akan datang ada potensi yang belum tergali bisa dimanfaatkan untuk lebih mengembangkan wilyahnya, disamping potensi migas yang selama sudah banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat,”pungkasnya. ( Ren, Esha )