News Room, Kamis (22/11) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2008 mendatang nampaknya semakin berat dan menjadi Pekerjaan Rumah bagi tenaga pendidik. Pasalnya ujian nasional 2008 berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana UN selain ada perubahan nilai standart pelulusan juga ada penambahan mata pelajaran. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep H. Moh. Ra’is, S.Pd. M.Si menyatakan, yang jelas Departemen Pendidikan tetap melakukan Ujian Akhir Nasionaln (UAN). Hal ini sesuai dengan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional (Permendiknas) tentang Ujian Nasional yang terintegrasi dengan Ujian Sekolah, untuk SD dan MI dan Peraturan Mentri Peniddikan Nasional tentang Ujian Akhir Nasional tingkat SMP/M.Ts, SMA/MA sederajat. Dalam Permendiknas itu ternyata tidak hanya ada perubahan nilai standart pelulusan, namun yang jelas pelakasnaan UN mulai tingkat SD hingga SMA ada perubahan yang sangat mendasar yang perlu mendapat perhatian serius. H. Moh. Ra’is menegaskan, perubahan yang signifikan Ujian Nasional 2008, yakni untuk tingkat SD ada Ujian Nasional dengan 3 mata pelajaran, tingkat SMP/M.Ts ada penambahan mata pelajaran IPA dan tingkat SMA/MA untuk program IPA penambahan mata pelajaran Fisika ,Kimia dan Biolagi. Sementara untuk SMA Program IPS penambahannya yaitu mata pelajaran Ekonomi, Sosiologi dan Geografi, sedangkan SMA Program Bahasa penambahannya adalah mata pelajaran Sejarah Budaya, Antroplogi dan Sastra Indonesia. Bahkan Pemerintah juga merubah standart nilai pelulusan dari 5,00 menjadi 5,25 dan nilai terendah sama dengan sebelumnya 4,25. H. Moh Rais menambahkan yang jelas penambahan mata pelajaran dan nilai satndart pelulusan sebagai tantangan para pelaku pendidikan, agar dengan penambahan tersebut harus mempersiapkannya sejak dini, terutama untuk program sekolah dan RAPBS, yang bisa memacu siswa pada peningkatan mata pelajaran yang diujikan. ( Yasik, Soek, Esha )