Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-10-2011
  • 452 Kali

UPK Mutiara Desa Lalangon Raih Juara I Tingkat Jatim 2011

News Room, Jumat ( 14/10 ) Unit Pengelola Keuangan (UPK) “Mutiara” Desa Lalangon Kecamatan Manding berhasil meraih prestasi sebagai Juara 1 UPK terbaik tingkat Jawa Timur 2011. UPK yang terbentuk sejak tahun 2009 ini berhasil menyisihkan sekitar 200 UPK lainnya se Jawa Timur yang mengikuti kompetisi pengelolaan keuangan dan adminitrasi dana simpan pinjam dan usaha rakyat tersebut. Ketua UPK “Mutiara”, Siti Ahyani yang didampingi Sekretarisnya Istiyani ketika ditemui News Room di Kantornya, Jumat (14/10) menjelaskan, pihaknya sangat tidak menyangka usaha yang dikelola dengan dana awal sebesar Rp. 62.570.000,00 dan saat ini sudah berkembang dan memiliki dana sebesar Rp.112.035.000,00 yang digulirkan kepada 20 kelompok masyarakat (Pokmas) berhasil menjadi UPK terbaik di Jatim. “Dari dana yang ada kami kembangkan untuk membantu usaha masyarakat menengah ke bawah melalui dana simpan pinjam serta membuka sejumlah usaha dengan bagi hasil.”ujar ibu dua anak ini. Disamping itu berbagai jenis usaha juga dilakukan anggotanya seperti, pengembangan usaha pakan ternak, home industri krupuk ampas tahu, tape, singkong serta sewa toko untuk konfeksi. Bahkan dalam rangka gerakan peduli lingkungan, dengan memanfaatkan limbah tahu dari sejumlah pabrik tahu yang ada di Desa Lalangon, dan diolah mejadi pupuk, sekaligus pembuatan bokasi. Siti Ahyani berharap, dukungan dari semua pihak terhadap upaya yang dilakukan UPK Mutiara diharapkan terus mengalir. Sehingga, tujuan utama untuk memberdayakan masyarakat serta mengurangi praktek rentenir yang masih ada di Desanya. Sehingga masyarakat tetap memilih UPK sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Sementara Kepala Desa Lalangon , mengungkapkan UPK Mutiara dibentuk berdasarkan keinginan masyarakat untuk mengelola dana bantuan melalui Program Gerdu Tarkin, agar menjadikan usaha masyarakat meningkat. Sehingga, sedikit demi sedikit dapat mengurangi kemiskinan dan membuat masyarakat semakin berdaya. Disamping itu tegasnya, dengan penambahan dana sebagai moral usaha UPK diharapkan terus mengalir, agar tingkat pemanfatannya bisa melih meluas kepada masyarakat yang betul-betul layak untuk dibantu dan diringankan melalui modal usaha dan bergulir kepada masyarakat lainnya untuk mendapat kesempatan yang sama. “Kami berharap seluruh komponen lembaga yang dibentuk di Desa Lalangon, seperti UPK, Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan, Kopwan dan sebagainya dapat bahu membahu menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya.”pungkasnya. ( Ren, Esha )