Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-04-2010
  • 577 Kali

Warga Desa Bangkal Protes Pembangunan Masjid

News Room, Jum’at ( 16/04 ) Pembangunan sebuah masjid di Dusun Paddusan, Desa Bangkal, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, diprotes warga setempat. Warga khawatir, masjid yang dibangun oleh pengurus yayasan tertentu itu tanpa sepengetahuan warga tersebut akan dijadikan sarang teroris. Letak masjid yang saat ini tengah dalam pembangunan itu berada di dekat bukit Desa setempat. Bahkan, para pekerja masjid berasal dari Sukoharjo dan wilayah Solo, Jateng. Kepala Desa Bangkal, Moh. Sirat mengatakan, sejak tadi malam warga banyak mendatangi Balai Desa dan sempat melakukan rapat. Karena warga resah dengan adanya pembangunan masjid yang letaknya jauh dari rumah penduduk. “Saya pun khawatir jadi sarang teroris seperti yang ditayangkan di TV selama ini. Untuk sementara, pembangunan masjid dihentikan, guna menghindari aksi anarkis dari warga,” kata Sirat, pada wartawan di Balai Desa Bangkal, Sumenep, Jumat (16/04). Menurut Sirat, pembangunan masjid bernama Masjid Noruta Abdullah Jasim tersebut sudah mencapai 70 persen. “Semula kami tidak tahu adanya pembangunan masjid tersebut, karena sama sekali tidak ada pemberitahuan secara resmi maupun informasi dari penanggung jawab pembangunan masjid. Kami baru menerima laporan dari warga, bahwa ada pembangunan masjid yang lokasinya jauh dari rumah penduduk,” ujarnya. Sirat juga mengemukakan, pihaknya terpaksa meminta pembangunan masjid tersebut dihentikan hingga mengetahui siapa pemilik ataupun yang bertanggung jawab dengan masjid tersebut. “Dan, sesuai keputusan rapat yang dihadiri 2 orang penanggung jawab pembangunan masjid tersebut, diminta supaya mengirimkan surat pemberitahuan,” ungkapnya. ( Nita, Esha )