Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-12-2013
  • 421 Kali

Warga Sumenep Rasakan Dampak Positif Realisasi DBHCHT

News Room, Jumat ( 13/12 ) Dampak positif realisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2013, benar-benar dirasakan oleh warga penerima, baik petani maupun pengrajin di Kabupaten Sumenep. Para kelompok tani maupun kelompok masyarakat penerima DBHCHT itu merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Nuruddin (38), Ketua Poktan Karya Mandiri, Desa Kambingan Timur, Kecamatan Saronggi, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan mesin pembuatan komposter. Karena, petani akan mengurangi pembelian pupuk kimia untuk diganti pupuk organik yang diolah melalui mesin tersebut. “Manfaat mesin komposter bagi petani sangat besar. Ya bisa mengirit biaya pembelian pupuk kimia, sebab diganti dengan pupuk organik yang tidak membutuhkan modal,”ujarnya. Bantuan mesin komposter ini melekat di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep, untuk program DBHCHT 2013. Sementara itu, pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) DBHCHT pada Jumat (13/12) pagi, dilakukan di Eks Pembantu Bupati wilayah Kecamatan Kota Sumenep. Dijadwalkan, monev tersebut akan berlangsung hingga Selasa (17/12) pekan depan. Pada tahun ini, Pemkab Sumenep memperoleh DBHCHT dari Pusat senilai Rp. 23 milyar lebih, yang dialokasikan terhadap 6 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup, dan Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep. Untuk Dinas Kesehatan mendapat DBHCHT sebesar Rp. 179 juta dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan senilai Rp. 2,1 milyar. ( Nita, Esha )