Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-08-2010
  • 440 Kali

Warga Terkena Peluru Nyasar, Kapolres Pastikan Bukan Milik Polri

News Room, Rabu ( 18/08 ) Warga Jalan Kamboja, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep geger, dengan diketahuinya Moh. Usman (56), warga Jalan Saluran Air 54, Desa Pamolokan, terkena peluru nyasar, saat parkir mobilnya di lokasi tersebut, pada Rabu (18/08) pagi. Saat itu, korban bersama isteri sedang mengantar anaknya yang mau dipijat ke dukun bayi. Setibanya dilokasi, korban hendak parkir mobil dengan terlebih dahulu membuka kaca pintu depan bagian kanan sambil mengeluarkan kepala. Namun, tiba-tiba peluru nyasar ke pelipis bagian kiri. “Awalnya saya duga, benda itu hanya sebuah batu yang menancap dipelipis kiri. Saya pun berusaha melepasnya, tapi setelah diambil ternyata bercampur darah dan bentuknya mirip peluru,”kata Usman, pada wartawan di ruang IRD RSD Dr. Moh. Anwar Sumenep, Rabu (18/08). Kejadian tersebut, diketahui oleh warga setempat dan korban langsung dibawa ke rumah sakit setempat. Sementara pihak kepolisian mendatangi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban, yang diketahui masih dalam kondisi sehat. Bahkan, aparat Polres Sumenep, langsung melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang sudah menjalani perawatan 3 jahitan di bagian pelipis kirinya mempraktekkan kembali kejadian yang menimpa dirinya. Kapolres Sumenep, AKBP Pri Hartono Eling Lelakon, memastikan, jika peluru itu adalah peluru nyasar yang jatuhnya dari atas, dan jenis peluru bukan milik polri. “Itu peluru nyasar, karena kalau dilakukan penembakan, otomatis sasarannya tepat dan pasti tembus. Tapi, kalau dari atas hanya nempel dan luka gores. Untuk jenis peluru, kami sudah cocoknya dengan peluru dari organiknya polri, ternyata proyektilnya tidak sama,”tegas Pri Hartono, pada wartawan dikantornya, Rabu (18/08). Ia menjelaskan, selain olah TKP, polisi juga telah menyita peluru yang berjenis revolver kaliber 22, dan memeriksa 2 orang, yakni korban bersama Haryono, seorang warga yang mengantar ke rumah sakit. Ungkapan serupa juga dilontarkan Komandan Kodim 0827 Sumenep, Letkol (Inf) Yusuf Ragainaga. “Kami telah melakukan pengecekan terhadap senjata anggota, ternyata tidak ada peluru yang keluar dari senjata laras panjang maupun pistol dari anggota Kodim Sumenep,”ungkapnya. ( Nita, Esha )