News Room, Selasa ( 29/01 ) Seperti biasa setiap musim tanam, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Timur memghimbau seluruh penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten untuk melaksanakan berbagai hal penanggulangan berbagai macam penyakit tanaman, sehingga pencapaian produksi pertanian tetap susuai yang diharapkan. Koordinator Populasi Hama dan Penyakit Tumbuhan (PHPT) Dinas Pertanian Jawa Timur di Sumenep, Kasmulan Danoko, SP kepada News Room, Selasa (29/01) menjelaskan, serangan hama memang cendrung meningkat, khususnya ketika masa perubahan iklim, sehingga sering menyebabkan penurunan produksi pertanian. “Kami berupaya terus melakukan pendampingan bersama petugas PHTP dan penyuluh dimasing-masing Kecamatan untuk terus meminimalkan dampak hama tersebut,”ujarnya. Dijelaskan, salah upaya yang rutin dilakukan yakni dengan melakukan kawalan ketat dalam mewaspadai adanya peningkatan intensitas serangan hama, memperbanyak konsultasi dan konsolidasi para PHTP dengan gerakan pengendalian dan penyuluhan serangan lanjutan dengan prinsip Penyerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT). Diakui Kasmulan, kerusakan paadi akibat hama berbagai jenis hama padi tersebut hampir terjadi disejumlah Kecamatan daratan termasuk daerah pertanian di kepulauan seperti Kepulauan Gayam, Nunggunong, dan Arjasa. “Kami berharap apabila ada gangguan hama, petani segera melaporkan kepada penyuluh setempat untuk ditindak lanjuti, agar langsung diberikan infektisida sesuai banyaknya tanaman yang diserang,”tambahnya. Menurutnya, biasanya hama yang membawa dampak kerusakan tanaman karena perubahan iklim yang terjadi. Karena itu melalui para penyuluh pertanian dimasing-masing Kecamatan terus dilakukan upaya pencegahan, agar tidak sampai mengganggu pencapaian produksi tahun ini. ( Ren, Esha )