Sumenep-Kominfo News Room : Keberadaan Web-site di masing-masing Satker untuk menunjang kegiatan Satker itu sendiri, dalam arti setiap Satker berfungsi sebagai pelayan masyarakat, sehingga segala bentuk pelayanan publik itu lebih optimal dan dapat diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, M.Si pada acara pembekalan dan pertemuan terkait dengan Penyusunan Master Plant Informasi Teknologi (IT) dengan seluruh Satker yang diikuti oleh Sekretaris dan Operator G-Online, di Aula Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Senin (24/09). Wakil Bupati juga mengakui, masih ada Satker yang belum optimal dalam memanfaatkan sarana tersebut, karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana, yang selama ini terus dipacu dan dilakukan penyempurnaan dengan meminta bantuan pihak Bakominfo. Pada kesempatan itu Kepala Bakominfo Kabupaten Sumenep, Drs. H. Didik Untung Samsidi, MM mengatakan, sesuai dengan master plant Informasi Teknologi (IT) tahun 2002, maka pada tahun ini perlu disusun ulang master plant IT untuk tahun 2008-2011. Penyusunan master plant ini bertujuan untuk tersedianya panduan bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam membangun dan mengembangkan e-government, sehingga bermanfaat bagi pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, dan masyarakat pengguna IT. Mengawali proses penyusunan master plant, dilakukan pertemuan dalam rangka memberikan penjelasan dan latihan bagaimana cara mengisi form survey, akan dilakukan survey. Penyusunan master plant ini bekerja sama dengan ITS Surabaya. Sementara menurut Abd. Hakim dari Perguruan Tinggi ITS Surabaya menjelaskan, bahwa penyusunan master plant yang rencananya akan diefektifkan mulai bulan Oktober hingga Nopember 2007, untuk mengetahui form survey-nya ,seperti apa yang harus diisi, maka dari form survey ini akan dilakukan analisa, kemudian dari analisa ini akan dibuat rekomendasi, mengacu pada Inpres 03 tahun 2003 tentang penyusunan master plant IT atau penyusunan plant e-government dilingkungan pemerintahan Kabupaten/Kota. Dari hasil rekomendasi itu akan menghasilkan suatu Bluprint Infrastruktur, aplikasi, SDM dan lain sebagainya khususnya yang berkaitan dengan pengembangan IT. Sedangkan sasaran yang akan diwancarai antara lain para Kepala Satker, Kepala Bidang, Kasie, Kabag, Kasubag untuk dimintai informasi, karena Kepala Satker tanpa didukung dan didampingi informasi itu bisa salah. ( Soek, Esha )