Media Center, Selasa ( 18/07 ) PT Wings Abadi (Wings Air) berencana melakukan penerbangan percobaan
pesawat jenis ATR 72 di Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Uji coba penerbangan itu dijadwalkan pada tanggal 22 Juli 2017 dan akan
dilakukan setelah sejumlah obstacle keselamatan penerbangan di bandara
selesai disterilkan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak
manajemen Wings Air. Uji coba penerbangan di bandara direncanakan akan
dilakukan pada tanggal 22 Juli ini,”kata Kepala Unit Penyelenggara
Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, Selasa (18/07).
Ia menuturkan agar penerbangan percobaan pesawat berkapasitas 70
penumpang itu terealisasi dengan maksimal, pihaknya mengaku telah
berkoordinasi dengan pihak terkait di Pemerintah Daerah, guna
mensterilkan obstacle, terutama bangunan SMA PGRI yang berlantai dua
itu, agar segera dibongkar.
"Sebagai penyelenggara bandara, kami
pasti harus mempersiapkan segala persiapannya termasuk berkoordinasi
dengan Pemda, agar segera membongkar lantai dua gedung SMA PGRI
tersebut,”tuturnya.
Gedung SMA PGRI menjadi obstacle penerbangan
pesawat berkapasitas 70 penumpang, karena jarak antara ujung landas pacu
bandara ke gedung tersebut hanya sekitar 230 meter.
“Mumpung ada
maskapai yang siap melayani penumpang di rute Sumenep-Surabaya, kami di
Bandara dengan Pemda harus segera menyelesaikan tugas kita
masing-masing,”imbuhnya.
Sebelumnya, PT Wings Abadi (Wings Air) mengajukan permohonan kepada penyelenggaran Bandara untuk memberikan waktu, agar bisa melayani penerbangan di rute Sumenep-Surabaya secara komersial.
Hal itu disambut baik oleh
penyelenggara Bandara, sehingga pihak manajemen Wing Air langsung
melakukan survei kesiapan Bandara yang ada di Kabupaten ujung timur
Pulau Madura ini. ( Nita, Esha )