Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-12-2012
  • 658 Kali

Wujudkan Kesejahteraan Keluarga, Keadilan Dan Kesetaraan Gender

News Room, Kamis ( 20/120 ) Peringatan Hari Ibu yang lakukan setiap tahun untuk mendorong kaum perempuan, untuk bangkit menyejajarkan diri dengan kaum laki-laki, agar dapat meningkatkan karya dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ibu ke 84 tahun 2012 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (20/12) mengungkapkan, Hari Ibu dimasudkan untuk senantiasa mengingatkan kepada kita, terutama generasi muda, makna Hari Ibu sebagai kebangkitan, persatuan dan kesatuan gerak perjuangan kaum perempuan yang tak terpisahkan dari kebangkitan dan perjuangan bangsa Indonesia. Kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai peran dan posisi strategis pada berbagai keragaman aktivitas, menunjukan bahwa perempuan Indonesia merupakan sumber daya potensial menjadi penggerak maupun penghela dalam berbagai dimensi kehidupan dan pembangunan bangsa. “Perempuan Indonesia kini adalah perempuan yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, setiap warga negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya. Dan pada peringatan Hari Ibu tahun ini difokuskan pada : “Peran Perempuan dan Laki-laki Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kesejahteraan Bangsa”. Karean itu Bupati menegaskan, jika pemerintah berupaya memberikan perhatian yang tinggi, terhadap upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga, keadilan dan kesetaraan gender. Pada kesempatan tersebut Bupati berpesan kepada ibu-ibu untuk selamatkan putra-putrinya, untuk tidak terjerumus dalam kekerasan, kejahatan narkoba, dan jangan sampai terjerumus perilaku yang jauh dari kesusilaan dan kepatutan. Karena itu, juga perlu menggalakkan pembangunan komunitas lokal, pedesaan, Kecamatan, yang ternyata dalam banyak hal justru lebih tepat, lebih efektif di dalam mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendidikan, meningkatkan kesehatan, menciptakan rasa tentram, dan lain-lain. Dalam pemberdayaan masyarakat lokal menuju ke tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi, ibu-ibu harus berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif. Seperti koperasi, usaha kecil dan menengah, kerajian tangan, meningkatkan kebersihan lingkungan dan menjadi motor penggerak, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Jingga Desa Gadu Barat Kecamatan Ganding yang mampu mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Karena sukses dalam mengelola ternak ayam buras. Pada kesempatan tersebut Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep menyerahkan penghargaan Kepada Bupati Sumenep, yang diterima dari Propinsi Jawa Timur, sebagai Juara I Lomba Cipta Menu Katagori Makanan Pendamping ASI pada Peringatan Hari Pangan Se Dunia tanggal 19 Desember 2012 di Surabaya. ( Ren, Esha )