Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-10-2021
  • 50 Kali

Altar 89 Gelar Baksos Pada Giat Vaksinasi, Dandim 0827/Sumenep Turut Dampingi

Media Center, Rabu (13/10) Alumni Taruna (Altar) Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1989 menggelar Baksos pembagian paket sembako dan vaksinasi Covid-19 di Ponpes Mathlabul Ulum, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Rabu (13/10/2021).

Acara tersebut merupakan momen istimewa 33 tahun pengabdian para alumni kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menyambut peringatan HUT ke-76 TNI.

Adapun tema baksos dan vaksinasi TNI-Polri Akabri 89 tersebut adalah “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” yang mengandung makna ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan.

Melalui Kolonel Kav Ach. Fadholi, S.A.P., M.Si., Kolonel Laut (T) Agus Kurniawan, dan Kolonel Inf Nanang Arianto, perwakilan alumni Akabri ’89 di Kabupaten Sumenep, Altar Akabri 1989 dengan simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa 100 Al-Quran dan 1000 paket sembako. 

Sementara Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A. Md yang hadir sekaligus meninjau acara tersebut mengatakan, agenda itu sebagai wujud pengabdian selama 33 tahun menjadi TNI dan Polri.

“Bakti sosial pemberian 1000 paket sembako, 100 Al-Qur'an dan vaksinasi, ini sebagai pengabdian 33 tahun Altar Akabri 89 untuk untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 dan membantu perekonomian masyarakat yang terdampak Covid-19," ujarnya.

Di sela-sela peninjauan, Dandim memastikan Kodim 0827/Sumenep bersama jajaran tidak akan melepas pemantauan langsung vaksinasi.

“Kami akan terus aktif memantau vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep. Seperti di Ponpes ini yang masuk dalam wilayah Koramil Lenteng,” pungkasnya.

Letkol Inf Nur Cholis, A. Md menyebut, Kodim 0827/Sumenep mendukung pelaksanaan vaksinasi terhadap pelajar dan santri pondok pesantren dengan menghadiri jajarannya, dan nakes dari Poskes Kodim. 

“Ini sebagai persiapan untuk belajar tatap muka, syaratnya harus divaksin” katanya.

Hari ini, tercatat sebanyak 578 santri yang mengikuti Dosis I dan II sebanyak 567 orang. Sementara, 11 orang tidak bisa divaksin dikarenakan tidak lolos pada tahap screening.

Dengan vaksinasi ini, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis A.Md berharap herd immunity segera terbentuk. 

“Semoga semakin meningkatkan daya tahan tubuh kita dalam mencegah mengurangi penyebaran virus Covid -19,” tutupnya.

(Miko, Han)