Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-08-2009
  • 632 Kali

Idamkan Wisata Aroma Budaya Disekitar Mercusuar Tanjung

News Room, Kamis ( 06/08 ) Pengembangan kebudayaan dan obyek wisata yang ada di Sumenep perlu terus dilestarikan. Sebab, kedepan kedua obyek menarik itu akan terus menjadi kebutuhan manusia. Karena itu berbagai kebudayaan yang sudah turun temurun ada, perlu terus dilestarikan. Serta potensi wisata terus dikembangkan menjadi sebuah obyek wisata yang menyenangkan bagi pengunjung. Salah satunya, sebuah tradisi dan budaya masyarakat yang setiap tahun melaksanakan pesta rakyat, seperti rokat tasek, nyadar dan sebagainya. Seperti halnya yang tetap dipertahankan oleh masyarakat Desa Tanjung Kecamatan Saronggi setiap tahun, yakni rokat tasek, yang selalu dilaksanakan dengan meriah, sebagai bentuk pesta nelayan dalam merayakan kebahagiannya ketika musim panen rumput laut dan hasil ikan yang banyak. Kepala Desa Talang, Salamet ketika ditemui News Room disela-sela kegiatan lomba HUT ke 64 Kemerdekaan RI di Kantor Kecamatan Saronggi tadi siang, Kamis (06/08) mengungkapkan, tradisi di Desanya tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Sebab, tidak hanya sekedar merayakan pesta rakyat. Namun berbagai pertunjukan yang merupakan karya budaya masyarakat setempat juga menyemarakkan suasana itu. "Sebab, biasanya kadang dua hari dua malam dengan menggelar berbagai hiburan, seperti sinden dengan karawitan, saronen, ludruk, topeng dan beberapa kebudayaan lainnya,"ujar Kades yang baru menjabat ini. Diakui Salamet, antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan segala bentuk pesta tersebut merupakan kebanggaan tersendiri. Karena itu, dalam setiap musim panen rumput laut dan musim ikan, seperti yang telah dilaksanakan dalam beberapa minggu lalu cukup meriah. Bahkan tidak hanya penduduk Desa setempat yang datang, namun dari luar Desa dan Kecamatan juga datang. Dari segi wisata, Salamet juga mengaku akan mengajukan diseputar lokasi mecusuar ada sumber air yang enak dan berdekatan dengan pantai, untuk dijadikan tempat wisata. Sebab, selama ini lokasi tersebut sudah sering dikunjungi anak-anak muda untuk sekedar melihat pemandangan alam yang indah. Salamet yakin, ketika lokasi tersebut lebih dikemas dan dibangun berbagai fasilitas yang baik, akan menjadi tempat wisata yang mempesona. Bahkan, pihaknya memiliki angan-angan, apabila lokasi mercusur itu betul-betul dijadikan obyek wisata, akan bersaing dengan tempat wisata yang ada sekarang, seperti Pantai Lombang dan Slopeng. Apalagi tegas Salamet, nantinya juga ditempati pertunjukan berbagai kesenian dan kebudayaan yang ada disana. Maka akan tampak nuansa wisata aroma budaya yang dapat mengharumkan nama Sumenep keberbagai belahan negeri. ( Ren, Esha )