Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-07-2026
  • 96 Kali

Kecamatan Lenteng, Lumbung Pangan Hingga Sentra Industri Kreatif Sumenep

Media Center, Senin ( 27/07 ) Kecamatan Lenteng memiliki peran strategis sebagai salah satu wilayah dengan ragam potensi daerah yang kuat. Tidak hanya dikenal sebagai penopang sektor pertanian, wilayah yang terdiri dari 12 desa ini juga menyimpan potensi ekonomi kreatif, kerajinan lokal, serta tradisi budaya yang kaya hingga inovasi pelayanan publik.

Sebagai wilayah berkarakteristik agraris, mayoritas penduduk Kecamatan Lenteng menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian dan peternakan.

Camat Lenteng Supardi mengatakan, hamparan lahan subur menjadikan Kecamatan Lenteng salah satu kontributor pangan utama di Kabupaten Sumenep, dengan komoditas utama seperti padi, jagung, tembakau, dan palawija.

"Selain pertanian, sektor peternakan sapi potong juga menjadi komoditas unggulan yang bernilai jual tinggi dan terus dikembangkan oleh masyarakat, sehingga mendukung ketahanan pangan berbasis daging serta perdagangan hewan ternak regional," ujarnya saat ditemui Media Center Diskominfo Kabupaten Sumenep, di kantornya, Senin (27/07/2026).

Supardi menjelaskan, di samping sektor agraris, Kecamatan Lenteng juga tumbuh menjadi pusat ekonomi kreatif dan industri rumah tangga yang menyerap banyak tenaga kerja lokal.

​Salah satu ikon yang sangat melekat adalah Olet, kuliner tradisional berbahan dasar singkong rebus, ketan hitam, dan parutan kelapa dengan siraman gula merah cair menjadi warisan rasa khas Kecamatan Lenteng.

Selain itu, menurut pria yang sudah tiga tahun menjabat sebagai Camat Lenteng ini, kawasan Desa Lenteng Barat dan sekitarnya dikenal sebagai sentra perajin pandai besi yang memproduksi berbagai alat pertanian untuk kebutuhan masyarakat Sumenep hingga luar daerah.

​"Potensi UMKM dan kerajinan tangan warga terus kami dorong melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kemitraan digital. Kami ingin produk Kecamatan Lenteng punya daya saing yang lebih luas," jelas Supardi.

​Sementara untuk menunjang perputaran ekonomi warga, Pasar Lenteng memegang peran vital sebagai hub atau pusat transaksi perdagangan yang menghubungkan kawasan barat dengan pusat Kota Sumenep. Penataan pasar dan perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan guna memastikan kenyamanan pedagang dan keteraturan arus barang.

​Supardi menambahkan, seiring berkembangnya potensi ekonomi, pihak Kecamatan Lenteng juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi tata kelola pemerintahan desa. Integrasi kanal aduan masyarakat seperti SP4N-LAPOR!, serta pendampingan digitalisasi desa terus disosialisasikan, agar aspirasi dan kebutuhan warga dapat tertangani dengan cepat dan transparan.

​"Dengan keterpaduan antara ketahanan pangan, geliat UMKM, serta pelayanan publik yang responsif, kami optimistis Kecamatan Lenteng mampu menjadi kawasan mandiri yang berdaya saing tinggi di Kabupaten Sumenep," pungkasnya. ​( Fer )